Lompat ke konten

Niat Sholat Sunnah sebelum Subuh dan Tata Cara Lengkap


Jakarta

Sholat sunnah sebelum Subuh atau sholat qobliyah Subuh termasuk dalam sholat sunnah rawatib. Dalam pelaksanaannya, sholat ini diawali dengan membaca niat sholat sunnah sebelum Subuh.

Mengutip buku Reuni Ahli Surga karya Ahmad Abi Al-Musabbih, sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum atau sesudah dilaksanakannya sholat fardhu. Sholat rawatib yang dikerjakan sebelum sholat fardhu disebut sholat qobliyah, sedangkan yang dikerjakan setelah sholat fardhu disebut sholat ba’diyah.

Anjuran mengerjakan sholat sunnah rawatib bersandar pada sebuah hadits bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang sholat sunnah 12 rakaat sehari semalam, Allah dirikan rumah untuknya di surga, yaitu empat rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah Magrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.” (HR Tirmidzi)


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu sholat sunnah rawatib yang bisa dikerjakan adalah sholat sunnah sebelum Subuh. Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin menyebutkan sejumlah hadits yang menjadi dalil pelaksanaan sholat sunnah sebelum Subuh.

Di antaranya riwayat Aisyah RA, ia berkata, “Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan salat sunnah empat rakaat sebelum sholat Zuhur dan dua rakaat sebelum sholat Subuh.” (HR Bukhari dalam kitab Shalat)

Kemudian riwayat Aisyah RA lainnya yang mengatakan, “Nabi SAW tidaklah lebih menjaga suatu sholat sunnah melebihi dua rakaat sebelum sholat Subuh.” (Muttafaq ‘alaih)

Bacaan Niat Sholat Sunnah sebelum Subuh

Dikutip dari buku Islamic Studies karya Fachry Ali, berikut bacaan niat sholat sunnah sebelum Subuh atau qobliyah Subuh.

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usolli sunnataş şubhi rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillāhi ta’āla

Artinya: “Aku niat sholat qobliyah Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta’ala.”

Tata Cara Sholat Sunnah sebelum Subuh

Al Mubdi’u dkk dalam Dirasah Islamiyah menjelaskan tata cara sholat qobliyah Subuh sebagai berikut.

1. Membaca niat.
2. Takbiratul ihram.
3. Membaca surah Al Fatihah dilanjutkan salah satu surah dalam Al-Qur’an. Dianjurkan membaca surah Al Kafirun, Al Ikhlas, Al Baqarah ayat 136, dan Ali ‘Imran ayat 52.

Anjuran mengenai surah yang dibaca tersebut bersandar pada beberapa hadits. Pertama, diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata, “Rasulullah SAW membaca dalam dua rakaat sholat sunnah Subuh surah Al Kafirun dan surah Al Ikhlas.” (HR Muslim)

Kedua, diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas RA, ia berkata, “Rasulullah SAW dalam dua rakaat sholat sunnah Subuh membaca surah Al Baqarah ayat 136 pada rakaat pertama dan membaca surah Ali ‘Imran ayat 52 pada rakaat kedua.” (HR Muslim)

4. Rukuk.
5. I’tidal.
6. Sujud pertama.
7. Duduk di antara dua sujud.
8. Sujud kedua rakaat pertama.
9. Berdiri dan mengulang urutan di atas sejak membaca surah Al-Fatihah hingga sujud kedua.
10. Duduk tasyahud.
11. Mengucap salam, menoleh ke kanan dan ke kiri.

Keutamaan Sholat Sunnah sebelum Subuh

Sholat sunnah sebelum Subuh memiliki keutamaan bagi yang mengerjakannya. Keutamaan ini disebutkan dalam sejumlah hadits yang termuat dalam kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi.

Diriwayatkan dari Aisyah RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Dua rakaat fajar (sholat sunnah qobliyah Subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya” (HR Muslim)

Dalam lafaz lain, Aisyah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Dua rakaat sholat sunnah Fajar lebih kucintai daripada dunia seluruhnya” (HR Muslim)

Simak Video “Heboh Pembubaran Ibadah di Tangerang, Ini Kata Polisi
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.