Lompat ke konten

La Haula Wala Quwwata Illa Billah, Bacaan Dzikir Penuh Keutamaan



Jakarta

Kalimat la haula wala quwwata illa billah tentu bukanlah kalimat yang asing bagi umat Islam. Kalimat ini termasuk salah satu yang sering dibaca, terutama saat dzikir dan ketika menjawab adzan.

Syekh Abul ‘Ala al-Mubarakfuri dalam kitabnya Tuhfatul Ahwâdzi menyatakan Imam an-Nawawi berkata, “Kalimat la haula wala quwwata illa billah atau hauqalah adalah kalimat yang penuh kepatuhan dan kepasrahan diri (kepada Allah), dan sungguh seorang hamba tidak memiliki urusannya sedikit pun, tidak ia tidak memiliki daya untuk menolak keburukan dan tidak memiliki kekuatan untuk menarik kebaikan, kecuali dengan kehendak Allah SWT.”

Kalimat la haula wala quwwata illa billah menjadi ungkapan bahwa seorang hamba yang lemah dan tidak memiliki kekuatan apapun tanpa kehendak Allah SWT. Hal ini juga menjadi pujian sekaligus pengakuan bahwa Allah SWT adalah Maha Segalanya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bacaan La Haula Wala Quwwata Illa Billah

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Latin: Lā haula walā quwwata illā billah

Artinya: “Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari Allah SWT.”

Mengutip buku Dahsyatnya Doa & Zikir oleh Khoirul Amru Harahap, Lc, M.H.I. dan Reza Pahlevi Dalimunthe, Lc, M.Ag, bacaan la haula wala quwwata illa billah merupakan dzikir yang menjadi bentuk pengakuan akan lemahnya manusia. Manusia sama sekali tidak memiliki kekuatan dan kemampuan kecuali jika dianugerahi Allah SWT.

Keutamaan Kalimat La Haula Wala Quwwata Illa Billah

Ada banyak keutamaan yang bisa diraih setiap muslim jika mengamalkan kalimat dzikir la haula wala quwwata illa billah.

1. Membuat Rendah Hati

Seorang yang sering mengamalkan kalimat hauqalah akan memiliki perasaan rendah hati. Mereka juga cenderung menjadi sosok yang tidak angkuh meskipun memiliki kesuksesan di dunia.

2. Menjadikan Diri Lebih Berani

Kalimat la haula wala quwwata illa billah juga dapat membuahkan keberanian dalam diri. Dengan mengucapkan sepenuh hati, seseorang akan yakin bahwa segala sesuatu berada dalam genggaman dan kehendak Allah SWT.

3. Melatih Keikhlasan

Quraish Shihab dalam bukunya yang berjudul Wawasan Al-Qur’an tentang Dzikir dan Doa menjelaskan kalimat hauqalah bukan berarti mendorong seseorang berpangku tangan menanti ketetapan Allah SWT.

Hauqalah diucapkan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dengan tujuan menanamkan di dalam hati, kuasa Allah SWT dan kelemahan manusia agar ia tidak terlalu kecewa dengan hasil negatif yang diperolehnya dan juga tidak terlampau gembira saat mendapat keberhasilan.

4. Kalimat Dzikir Perbendaharaan Surga

Rasulullah SAW menyatakan bahwa kalimat la haula wala quwwata illa billah merupakan kalimat dzikir yang bersumber dari bawah Arsy dan merupakan perbendaharaan berharga surga.

Rasulullah SAW bersabda, “Maukah engkau kuberitahu tentang kalimat yang bersumber dari bawah Arsy dan merupakan salah satu perbendaharaan berharga di surga? Engkau ucapkan, ‘la haula wala quwwata illa billah,’ maka Allah SWT akan menjawab, ‘Hamba-Ku telah berserah diri dan tunduk.” (HR Hakim)

5. Sebagai Obat Penyakit

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, “La haula wala quwwata illa billah adalah obat dari sembilan puluh sembilan penyakit. Yang teringan adalah penyakit kegelisahan.” (HR Ibnu Abi ad-Dunya)

6. Diampuni Dosa dan Kesalahannya

Rasulullah SAW bersabda, “Tiada seorang pun di muka bumi ini yang mengucapkan laa ilaaha illa Allah (tiada Tuhan selain Allah), Allahu Akbar (Allah Maha Besar), dan la haula wala quwwata illa billah (tiada daya dan kemampuan kecuali dengan bantuan Allah), melainkan diampuni kesalahan-kesalahannya kendati banyaknya seperti buih di lautan.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

Simak Video “Ini Waktu Paling Membahagiakan Saat Berpuasa
[Gambas:Video 20detik]
(dvs/kri)

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.