Lompat ke konten

Jenis Bahan Jaket

Ada berbagai macam jenis bahan jaket, jika ingin membuat jaket gunakanlah bahan yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan. Misalkan gunakan bahan fleece untuk daerah dingin, karena fleece bersifat menghangatkan tubuh atau gunakan bahan katun drill untuk daerah yang cukup panas, jadi fungsinya untuk melindungi tubuh terpapar matahari langsung dan menghindari bau jalanan atau bau matahari.

Drill Katun
bahan drill katun biasa digunakan sebagai bahan jaket yang menyerap keringat, sifatnya halus dan nyaman karena serat katunnya tinggi, cocok untuk jaket pengendara motor yang tidak ingin kepanasan dan sekedar menghindari kulit menjadi hitam atau dijadikan jaket komunitas. Ada bermacam jenis drill yang beredar di pasaran, diantaranya American drill, Japan drill, Taipan drill dan drill jenis lain dengan nama berbeda.

Kanvas
kanvas adalah bahan jaket yang digunakan untuk membuat jaket-jaket kasual dan setengah resmi. Banyak jaket-jaket distro menggunakan bahan ini. Kanvas pun bermacam-macam jenisnya, dari serat dan ketebalan yang berbeda-beda. Bahan kanvas lapisan atasnya sedikit berbulu dan benang atau material ringan mudah menempel pada bahan kanvas.

Terry
Bahan katun yang sangat nyaman untuk jaket atau sweater, tebal namun tidak panas karena tidak berbulu. Cocok bagi mereka yang berada di iklim tropis. Bahan ini mirip dengan Fleece, hanya serat (alurnya) lebih kecil dan lebih halus tidak berbulu. Penggunaannya hampir sama dengan bahan Fleece. Untuk serat yang lebih kecil lagi dinamakan Baby Terry.

Fleece
Sama seperti terry, namun berbulu pada bagian dalamnya, sehingga menjadi lebih tebal dan lebih hangat. Cocok bagi mereka yang berada di wilayah cukup dingin.

Diadora, Adidas dan Lotto
namanya terlihat seperti merek ya, memang ketiga jenis kain diatas adalah bahan yang sering digunakan untuk bahan jaket sporty – jaket olahraga. Oleh pedagang dan produsen kain di Indonesia nama yang sudah menjadi merek itu dipakai untuk dijadikan nama bahan kain tersebut. Lotto dan Diadora adalah bahan jaket yang agak mengkilat, Diadora agak lebih tebal, sedangkan Adidas lebih tidak mengkilat.

High Twist
Bahan yang terlihat mengkilap dan rapih, biasa di gunakan untuk bahan jaket, semi jas, jas, blazer dan juga celana. Namun bahan ini sedikit panas karena mengandung bahan sintetis. Di pasar Indonesia bahan high twist hadir dengan berbagai nama, merek, dan kualitas. Nama, merek atau sebutan itu antara lain Jet Black, Tiger, Sebastian, Caravelle, Intercooler, Maxi Style, Staff, Serasi, dan lainnya.

Tessa
Bahan yang digunakan untuk bikin jaket-jaket yang semi jas dan harga serta kualitas berada di bawah jas.

Corduroy
kain ini bergaris-garis, dan selain sebagai bahan jaket, corduroy juga bisa digunakan sebagai bahan celana. Bahan ini sudah jarang digunakan karena terkesan kuno.

Parasit
bahan parasit itu adalah bahan yang kedap air, namun tipis. Kurang pas digunakan biker di malam hari.

Teteron
sifat bahan kasar, ciri khas dari bahan ini adalah adanya serabut yang mirip garis. Tidak menyerap keringat dan panas.

Taslan
bahan ini paling terkenal paling eksklusif,karena bahan ini ada sub nya yang anti air, sebenarnya bahan taslan ini banyak macamnya seperti taslan salur, taslan korea, taslan Lokal, atau taslan taslan yang lain. Taslan juga ada jenisnya yang anti air, untuk anda yang menginginkan eksklusifitas saya sarankan anda menggunakan jenis bahan jaket taslan.

Jeans
bahan yang biasa digunakan untuk celana dan jaket, tebal dan kuat.

sumber:jaketjepang.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.