Lompat ke konten

Hangat dan Meriahnya Momen Buka Bersama di Barcelona



Barcelona

Berpuasa di Eropa memberikan pengalaman yang berbeda bagi saya pribadi. Tahun ini adalah puasa kelima saya di negeri yang memiliki sebutan Negeri Matador, Spanyol.

Puasa setiap tahunnya memberikan pengalaman baru, hal ini dikarenakan waktu puasa bervariasi tergantung musim saat itu. Sebagai contoh pertama kali saya puasa tahun 2020 di Barcelona, kota tempat saya bermukim sementara untuk mengambil program doktor saat ini, durasi puasa berkisar antara 16 hingga 17,5 jam.

Durasi puasa yang lebih panjang dari Indonesia menjadi tantangan saya pertama kali di sini. Bulan Ramadan saat itu jatuh pada akhir bulan April hingga akhir Mei, ketika Eropa sudah mendekati musim panas. Namun, jadwal puasa yang selalu maju sekitar sepuluh hari setiap tahunnya, menjadikan durasi puasa tahun ini mirip Indonesia dan didukung dengan cuaca yang sejuk, karena tepat di musim semi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada satu hal yang menarik menjalani puasa di benua biru ini, sebagai minoritas tentunya suasana Ramadan tidak sekental di negara mayoritas muslim. Namun, keterlibatan saya di pusat budaya Islam yang banyak tersebar di daerah-daerah di Spanyol, membuat suasana Ramadan lebih terasa.

Salah satu pusat budaya Islam tempat saya dan keluarga terlibat di dalamnya adalah Centre Cultural Islàmic Català, atau disingkat CCIC. Pusat budaya ini seperti oasis bagi umat Islam di Barcelona khususnya, karena menyediakan berbagai aktivitas keagaman misalnya seminar dan workshop terkait ilmu-ilmu Islam. Kegiatan ini bisa diikuti oleh semua orang, tanpa melihat latar belakang budaya, agama dan suku karena agenda kegiatan dipublikasikan melalui sosial media Instagram maupun Facebook.

Selama bulan Ramadan, CCIC memberikan buka puasa gratis yang dikhususkan untuk kaum yang membutuhkan. Selain itu, satu hal yang paling ditunggu-tunggu seluruh warga di sini adalah buka puasa bersama. Buka puasa ini dilaksanakan hanya satu kali selama bulan Ramadan dan secara besar-besaran. Bertempat di Plaça Mercat de Clot, tepat di depan pasar tradisional Clot, stand buka bersama didirikan.

Ramadan 2024 di Barcelona, Spanyol.Ramadan 2024 di Barcelona, Spanyol. Foto: Dok Caesar Marga Putri

Pada Ramadan tahun 1445 Hijriah ini, buka bersama diselenggarakan pada tanggal 17 Maret 2024. Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini makanan yang disajikan dikelompokkan berdasarkan negara asal, agar memberikan pengalaman yang menarik bagi para pengunjung mengenai nama masakan dan asal negara.

Keterlibatan saya dalam komunitas CCIC, memberikan kesempatan bagi saya untuk ikut berkontribusi membawa makanan khas Indonesia, saya membawa bakso tusuk, risol daging, getuk goreng. Sedangkan teman saya dari Malaysia membawa cucur ikan bilis dan cake pisang.

Saya putuskan tidak membawa makanan berat, karena komunitas muslim Palestina, Syria, Pakistan India dan Bangladesh sudah mempersiapkan menu nasi. Sebagai contoh, stand Palestina dan Syiria menyediakan hasweh, nasi bumbu dan daging khas Palestina dan Mussakhan, ayam bakar yang dimasak dengan berbagai bumbu tak lupa menu paling terkenal, hummus.

Nasi briyani yang menjadi favorit saya juga disediakan oleh komunitas Pakistan, India dan Bangladesh. Olahan tepung seperti pide, kebab dan beraneka macam roti disajikan oleh komunitas muslim Turki. Seperti biasa sup harira, asal Maroko menjadi menu tahunan yang selalu tersaji dan dilengkapi dengan kue-kue manis.

Berbagai komunitas Lebanon, Mesir dan Tunisia juga ikut mengambil bagian di stand buka puasa. Selain stand makanan, tersedia juga stand buku-buku islami yang diberikan secara gratis kepada pengunjung yang ingin mengenal Islam.

Para wartawan dari televisi nasional Cataluña, Betevé, sudah siap meliput sejak pukul 17.30 waktu setempat. Selain meliput kegiatan, mereka juga mewawancarai perwakilan dari CCIC dan juga pengunjung selanjutnya disiarkan secara langsung.

Para pengunjung mulai memadati stand buka puasa sekitar pukul 18.30, hal ini dikarenakan buka puasa jatuh pukul 19.01. Ceramah singkat tentang rahasia puasa dan pesan Ramadan menjadi pembuka kegiatan yang diberi tema Gaza Tangguh tersebut.

Sembari mendengarkan ceramah, pengunjung mulai mengantri mengambil makanan dan setelah azan dikumandangkan, para pengunjung bisa menikmati hidangan yang disajikan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, latar belakang pengunjung pun juga beraneka ragam, baik muslim dan non-muslim, dan inilah yang menjadikan suasana buka puasa yang dihadiri sekitar dua ratus pengunjung tersebut meriah penuh keakraban. Acara ditutup sekitar pukul 20.00, kemudian dilanjutkan salat Tarawih di CCIC.

Caesar Marga Putri
PhD in Business di Universitat de Barcelona
PPI Spanyol
Artikel ini merupakan kolaborasi detikHikmah dengan PPI Dunia. Seluruh isi artikel menjadi tanggungjawab penulis. (Terimakasih – Redaksi)

Simak Video “Tips Puasa Sehat: Jaga Pola Makan hingga Jangan Lupa Olahraga!
[Gambas:Video 20detik]
(kri/kri)

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.