Lompat ke konten

Doa Setelah Sholat Fardhu Lengkap dan Artinya


Jakarta

Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk senantiasa membaca doa setelah sholat fardhu. Apalagi berdoa merupakan amalan yang bisa dikerjakan kapanpun, bahkan Allah SWT sendiri yang mengatakan untuk berdoa kepada-Nya.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Ghafir ayat 61:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ ۝٦٠


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina.”

Diriwayatkan oleh Tirmidzi, Rasulullah SAW pernah ditanya, “Doa macam apa yang paling didengarkan?”

Beliau menjawab, “Bagian malam yang akhir, dan setelah sholat fardhu.” (HR. Tirmidzi).

Dilansir dari buku Tuntunan Sholat Lengkap dan benar ditulis oleh Dra. Neni Nuraeni, M.Ag. Berikut ini bacaan doa setelah sholat fardhu yang bisa detikers ikuti.

Doa Setelah Sholat Fardhu

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِي مَزِيدَهُ ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ اللَّهُمَّ صَلِّ سَيِّدِنَا ع َلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوب َنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ

Arab-Latin: Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillaahi rabbil ‘aalamiin, hamdan yuwaafi ni’amahu wa yukaafi maziidahu. Ya rabbanaa lakal hamdu kamaa yan baghhi lijalaali wajhika wa’azhiimi sulthaanika. Allahumma shalli sayyidinaa ‘alaa muhammad.

Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuslah segala kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang baik”. (Q.S. Ali Imran [3]: 193)

رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابِ

Arab-Latin: Rabbanaghfir lî wa liwâlidayya wa lilmu-minîna yauma yaqûmul hisab

Artinya: “Ya Tuhan kami, ampunilah aku dan kedua ibu bapakku dan semua orang orang mukmin pada hari terjadinya hisab (perhitungan amal di hari kiamat)”. (Q.S. Ibrâhîm [14]: 41)

لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيتِنَا قُرَّ ةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا

Arab-Latin: Rabbanâ hab lanâ min azwâjinâ wa dzurriyyâtinâ qurrata a’yunin waj’alnâ lilmuttaqîna imâman

Artinya: “Ya Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami istri- istri kami dan keturunan kami yang menyenangkan kami, dan jadikanlah kami sebagai imam bagi orang-orang yang bertakwa”. (Q.S. Asl-Furqaân [25]:74)

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَا لِدَيَّ, وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Arab-Latin: Rabino auzi’nî an asykura ni’matakal latî anʼamta ‘alayya waʼalâ wâlidayya wa an aʼmala shâlihan tardhâhu wa ashlih lî fî dzurriyyatî innî tubtu ilaika wainnî minal muslimîna.

Artinya: “Ya Tuhanku berilah aku petunjuk supaya tetap mensyukuri nikmat-Mu yang Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada ibu-bapakku, dan supaya aku dapat berbuat amal saleh yang Engkau ridhai. Berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada-Mu dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (Al-Ahqaf [46]: 15)

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا إِنَّ هَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا

Arab-Latin: Rabbanashrif ‘annâ ‘adzâba jahannama inna ‘adzâbaha kâna gharâman innahâ sâat mustaqarran wamuqâman

Artinya: “Ya Tuhan kami, jauhkanlah siksa neraka jahannam dari kami, sesungguhnya siksaannya itu kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk menetap dan tempat kediaman”. (Q.S. Al-Furqân [25]: 65-66)

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَابُ . رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لَا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُخْلِ فُ الْمِيْعَادَ

Arab-Latin: Rabbanâ lâ tuzigh qulûbanâ ba’da idz hadaitanâ wa hablanâ min ladunka rahmatan innaka antal wahhâbu. Rabbanâ innaka jâmiʼunnâsi liyaumin lâ raiba fihi innallâha lâ yukhliful mî’âda

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (rahmat).

Simak Video “Warga Pesanggrahan dan Polisi Gelar Doa Bersama untuk Palestina
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.