Lompat ke konten

Doa Setelah Sholat Dhuha, Dibaca untuk Buka Pintu Rezeki


Jakarta

Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan setelah terbit matahari hingga menjelang masuknya waktu Dzuhur.

Sholat dhuha dikenal sebagai sholat untuk memohon rezeki kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda,

“Sholat dhuha itu mendatangkan rezeki dan menolak kemiskinan; tidak ada yang memelihara sholat kecuali hanya orang-orang yang bertaubat.” (HR At-Tirmidzi)


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keutamaan dalam melaksanakan sholat dhuha juga dijelaskan dalam hadits riwayat Muslim. Hadits ini berasal dari Abu Dzar RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma’ruf dan nahi munkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan sholat dhuha sebanyak dua rakaat.” (HR Muslim)

Manfaat dan Makna Sholat Dhuha

Dilansir dari buku Keberkahan Sholat Dhuha, Raih Rezeki Sepanjang Hari Plus Ayat & Doa-Doa Pembuka Rezeki ditulis oleh Ustadz Arif Rahman diantara keutamaan manfaat sholat dhuha yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi hari.”

Karena bacaan tasbih adalah sedekah, tahmid adalah sedekah, takbir adalah sedekah, tahlil adalah sedekah, meminta seseorang melakukan kebaikan ialah sedekah, dan melarang orang lain melakukan keburukan adalah sedekah.

Dan sebagai gantinya semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.”

Lalu riwayat Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekah untuk tiap ruas tulang tersebut.”

Para sahabat bertanya, “Siapakah yang mampu melaksanakan semua itu wahai Rasulullah SAW?”

Nabi Muhammad SAW menjawab, “Dahak yang ada di masjid lalu pendam ke tanah, dan membuang suatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.”

Dilansir dari buku Penuntun Mengerjakan Sholat Dhuha ditulis oleh Huriyah Huwaida dijelaskan orang yang melaksanakan sholat Dhuha mendapat pahala sebesar ibadah umrah.

Dari Abu Umamah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan sholat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan pergi haji. Barangsiapa yang keluar untuk melaksanakan sholat dhuha, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan umrah.” (Shahih Al-Targhib:673)

Doa Setelah Sholat Dhuha

Bila sudah menyelesaikan sholat Dhuha, bisa lanjut membaca dzikir, tahmid, serta berdoa kepada Allah SWT.

Berikut bacaan doa setelah sholat Dhuha:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

Arab-Latin: Allahumma innad-duhaa’a duhaa’uka wal bahaa’a bahaa’uka wal jamaala jamaaluka wal quwwata quwwatuka wal-qudrota qudratuka wal ‘ismata ‘ismatuka.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu.”

Selanjutnya membaca doa meminta rezeki yang halal dan berkah di bawah ini:

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab-Latin: Allaahumma in kaana rizqii fis-samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardi fa akhrijhu, wa in kaana mu’assiran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fa tahhirhu wa in kaana ba’iidan fa qarribhu bi haqqi duhaa’ika wa bahaa’ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa ataita ‘ibaadakash-shalihiin.

Artinya: “Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”

Simak Video “Warga Pesanggrahan dan Polisi Gelar Doa Bersama untuk Palestina
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.