Lompat ke konten

12 Keutamaan Ramadan, Dibukanya Pintu Surga dan Dikuncinya Pintu Neraka



Jakarta

Pada bulan Ramadan Allah janjikan ampunan dosa bagi umatnya yang menjalani ibadah puasa dengan baik. Ramadan juga memiliki banyak keutamaan. Berikut keutamaan yang bisa diraih umat Islam.

Dilansir dari buku Misteri Bulan Ramadhan yang ditulis oleh Yusuf Burhanudin bahwa puasa mempunyai pandangan dua dimensi yakni terkait hubungan dengan Allah SWT dan hubungan antara sesama manusia.

Perintah kewajiban berpuasa bagi orang-orang beriman tercantum dalam surah Al-Baqarah ayat 138:


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُتِبَ عَلَيْكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”

Keutamaan Bulan Ramadan

Keutamaan bulan Ramadan banyak dijelaskan dalam hadits. Bagi mereka yang menunaikan ibadah puasa sebagai orang beriman akan mendapatkan pahala.

Berikut ini beberapa keutamaan bulan Ramadan yang dirangkum dari beberapa sumber. detikHikmah merangkumnya dari buku Ramadhan For Girls tulisan Arie Yanti, buku Misteri Bulan Ramadhan karya Yusuf Burhanudin dan arsip detikHikmah:

1. Puasa Sebagai Ibadah Rahasia

Ibadah puasa sangat spesial sehingga Allah sendirilah yang akan membalaskan ganjaran pahala kepada umatnya yang menunaikan ibadah puasa.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Setiap amalan anak Adam untuk dirinya, kecuali puasa. Ia adalah untuk-Ku dan aku sendiri yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Dua Kegembiraan bagi Orang Berpuasa

Rasulullah SAW bersabda: “Bagi orang yang berpuasa dua kegembiraan, kegembiraan ketika ia berbuka serta kegembiraan ketika ia menemui Rabbnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Buka puasa menjadi momen diijabahnya doa-doa seorang muslim yang berpuasa. Rasulullah SAW bersabda, “Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa ketika dia berbuka, doa orang yang terzalimi.”

3. Jaminan Ampunan Dosa

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap ridho Allah semata, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh AI Albani dalam Shohihul Jami’)

4. Waktu Khusus Terijabahnya Doa

Pada bulan Ramadan terdapat waktu khusus terijabahnya doa. Apabila seorang muslim pada waktu tersebut berdoa, maka doanya tidak akan tertolak. Hal ini seperti sabda Rasulullah:

“Sesungguhnya orang yang berpuasa pada saat berbuka mempunyai waktu dimana doanya tidak tertolak.” (HR. Ibnu Majah).

5. Pahala Dilipatgandakan

Pada bulan Ramadan setiap amalan wajib dan sunnah dilipat gandakan pahalanya. “Setiap amal anak keturunan Adam dilipatgandakan. Tiap setiap kebaikan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat gandnaya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

6. Pintu Surga Dibuka dan Pintu Neraka Ditutup

“Apabila Ramadan tiba pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW bersabda, “Puasa adalah perisai yang dapat melindungi seorang hamba dari api neraka.” (HR. Ahmad dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh AI Albani dalam Shohihul Jami’)

7. Lailatul Qadar

Bulan Ramadan juga mempunyai malam yang lebih baik dari seribu bulan, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS Al-Qadr (97):3).

8. Waktunya Setan Dibelenggu

Orang-orang beriman yang berpuasa adalah orang yang bergembira ketika nanti bertemu Allah SWT di akhirat.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT berfirman, ‘Setiap amal anak Adam adalah untuknya kecuali puasa. Puasa tersebut adalah untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya. Puasa adalah perisai. Apabila salah seorang dari kalian berpuasa maka janganlah berkata kotor, jangan pula berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci dan mengajak berkelahi maka katakanlah, ‘Saya sedang berpuasa’. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah SWT pada hari kiamat dari pada bau misk (kasturi). Dan bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, ketika berbuka mereka bergembira dengan bukanya dan ketika bertemu Allah mereka bergembira karena puasanya’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

9. Bau Harum Mulut Orang Berpuasa

“Dan bau mulut orang berpuasa lebih mulia disisi Allah daripada aroma misk (minyak wangi).” (HR. Bukhari dan Muslim).

10. Pintu Surga Ar Rayyan Uutuk yang Berpuasa

Dari Sahl bin Sa’ad RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya di dalam surga itu ada sebuah pintu yang disebut pintu Rayyan. Artinya: puas dan kenyang minum. Dari pintu ini masuklah semua orang yang berpuasa besok pada hari kiamat. Tidak ada seorang yang selain orang-orang yang berpuasa itu yang dapat masuk dari pintu itu. Dikatakanlah: “Manakah orang-orang yang berpuasa,” Mereka itu lalu berdiri, lalu tidak seorangpun yang dapat masuk dari pintu Rayyan tadi selain orang-orang yang berpuasa. Jikalau mereka telah masuk seluruhnya, lalu pintu itupun ditutup, sehingga tidak seorangpun lagi yang dapat memasukinya,” (muttafaq ‘alaih).

11. Bulan Diturunkannya Al-Qur’an

Pada bulan Ramadan itulah mula-mula turun Al-Qur’an. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 185:

Artinya: (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

12. Bulan Ramadan Diistimewakan Allah SWT

Puasa bulan Ramadan itu diistimewakan oleh Allah SWT. Hal ini sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, dari Abu Hurairah ra ia berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: Tiap-tiap amalan anak Adam dipergandakan pahalanya antara sepuluh sampai 700 kali, Allah Azza Wajalla telah berfirman: Kecuali puasa, karena sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya, ditinggalkannya keinginan hawa nafsunya dan makannya karena Aku semata-mata.” (Diriwayatkan oleh Muslim)

Simak Video “Lebih Baik Berbuka dengan Minuman Hangat atau Dingin?
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.